preloader

DOSEN FAKULTAS KEPERAWATAN MELAKSANAKAN PEMBENTUKAN GROUP MATERNITY CENTER CARE (GMCC) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENGELOLAAN PANGAN SEHAT KELUARGA DI DESA BINAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

DOSEN FAKULTAS KEPERAWATAN MELAKSANAKAN PEMBENTUKAN GROUP MATERNITY CENTER CARE (GMCC) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENGELOLAAN PANGAN SEHAT KELUARGA DI DESA BINAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Pembentukan Group Maternity Center Care (GMCC) merupakan program utama dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk (PKMBP) hibah dari LPPM USK. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berlangsung selama bulan Mei sampai dengan Agustus 2022 oleh Tim Pengabdi Dosen Bagian Keperawatan Maternitas dan Keperawatan Anak yaitu Ns. Dewi Hermawati, MNS, Ns. Mira Rizkia, M.Kep serta Ns. Nova Fajri, M.Kep., Sp. Kep. An.

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di dua desa binaan Universitas Syiah Kuala yaitu Gampong Lambaro dan Ujong XII kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.  Program utama yaitu pembentukan Group Maternity Center Care (GMCC) sebagai pelopor dan pilar utama kesehatan keluarga terutama ibu dan balita untuk pencegahan stunting yang dibentuk dari kader posyandu atas arahan dan koordinasi dengan Bapak dan Ibu Geuchik desa setempat yang menyambut tim pengabdi dengan sangat terbuka dan antusias atas terselanggaranya program ini. Beliau menuturkan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi warga desa karena saat ini memang terdapat balita dengan stunting di kedua desa tersebut. Sehingga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan kader dan juga masyarakat tentang cara pencegahan stunting sejak dini. Sehingga Gampong Lambaro dan Ujong XII terbebas dari stunting.  

Kegiatan lainnya dilanjutkan dengan pelatihan kader tentang stunting, kader dilatih secara langsung untuk melakukan skrining stunting. Kemudian penyuluhan nutrisi bagi ibu hamil dan balita sebagai upaya untuk pencegahan stunting, serta tentang edukasi tentang pengelolaan pangan  sehat keluarga dan dengan dimeriahkan melalui lomba masak dengan tema penyediaan menu sehat seimbang. Selanjutnya program Sagoya masyarakat diajak serta untuk melakukan penanaman Sayuran Organik Keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah serta mempraktikkan secara langsung cara membuat pupuk organic dengan memanfaatkan limbah rumah tangga.

Seluruh kegiatan tersebut turut dihadiri oleh kader posyandu serta ibu hamil, dan ibu dengan balita dan didampingi oleh ibu kepala desa serta bidan desa setempat. Seluruh peserta mengucapkan ribuan terimakasih atas terselanggaranya berbagai program kegiatan di desanya. Masyarakat setempat telah mendapatkan manfaat yang luar biasa dari kegiatan ini. Dan besar harapan agar kedepan kegiatan serupa dapat Kembali dilaksanakan di desa tersebut ungkap ibu bidan desa yang merupakan juga petugas dari Puskesmas Ingin Jaya Aceh Besar.

EnglishIndonesia